Percaya gak kalau mimpi
itu bisa jadi kenyataan ? Pasti banyak orang yang menyepelekan masalah
mimpi.Sedikit cerita nih dulu aku sering tak percaya apa yang ada di dalam
fikiranku tentang sebuah mimpi yang itu menurutku hanya sebuah bunga tidur yang
nantinya akan terulang kembali saat di mana aku memikirkan hal itu ketika
sebelum aku tertidur di malam-malam yang sama. Setelah aku mengikuti beberapa
seminar dulu saat di bangku SMA ternyata kebanyakan para penulis novel dan
cerpen itu mereka menerapkan dengan semua berawal dari mimpi hingga pada
akhirnya mereka menjadi seorang penulis terkenal. Tak di sangka di situ aku
mulai termotivasi dan belajar menulis dari mulai puisi hingga bahasa kiasan
untuk memeotivasi teman ku dulu yang
sering mengalami patah hati saat masih remaja walaupun disitu terkadang
dari sedikit banyak kejadian aku juga ikut terlibat. Tapi entah kenapa saat itu
juga aku juga menerapkan dan menyaring dari apa-apa yang harus di lakukan
ketika aku memberi saran kepada teman ku. Selama berjalannya waktu semenjak
dulu memang pengen banget jadi seorang penulis minimal bisa menulis puisi atau
cerita pendek lah di buku diary karena dulu istilahnya belum punya hp canggih
untuk bebas posting di dunia maya.
Tidak semua orang
percaya dengan adanya kekuatan yang ada pada mimpi. Mereka hanya menganggap itu
tidak mungkin dan jika merasa acuh mereka hanya mengatakan jangan mempunyai
impian yang terlalu besar yang nantinya gak bakal bisa terwujud. Dari wacana
merekalah fikiranku terbuka tuk menerapkan ilmu yang di peroleh dari sebagian
biografi penulis salah satunya yang saya kagumi yaitu Asma Nadia selain dia
memiliki pendirian yang kuat,dia terus mempunyai keinginan besar untuk menjadi
seorang penulis yang hebat serta terkenal.
Tak lepas dari dukungan
orang tua serta kerabat terdekat akhirnya saya memutuskan untuk menggeluti
impian serta cita-cita yang selama ini sudah menjadi momok dalam fikiran.
Dengan salah satunya saya mulai move on dari menulis diary dan memberanikan
diri memposting tulisan mulai dari Facebook,Twitter dan Instagram. Di situlah
saya mulai benar-benar focus karena nantinya tulisan yang saya posting banyak
di baca orang yang tentunya mereka akan menerapkan dalam kehidupannya. Mulai
dari kata-kata motivasi,bahasa kiasan,puisi serta hal yang bermanfaat lainnya.
Naik satu tingakatan ketika sudah terbiasa untuk menulis yang dapat
menginspirasi orang banyak saya mempunyai kakak seorang penulis di situlah dia
mengatakan kenapa gak sekalian jadi
seorang penulis buku? Setelah di fikir-fikir boleh juga saran itu karena selain memang hobi menulis tekad serta
perjuangan kita sendiri yang akan mengubah semuanya.
Dari itu mulailah
terbagun untuk menuangkan semua yang ada dalam fikiran sampai pada akhirnya
ketika ada pelatihan di Kampus dengan iseng-iseng saya ikutan dalam acara
tersebut dengan hasil tepat pada bulan Maret 2016 baru- baru ini buku di
terbitkan oleh “ La Onde Munafar” setelah hampir satu tahun menunggu. Pertama
kalinya buku terbit langsunglah saya mengajak rekan terdekat saya dwi untuk membeli
buku tersebut. Memang hanya buku nya hanya standart tetapi waktu bazar langsung
habis. Tersirat dalam fikirku aku menulis sebagian dari cerita ku karena aku
memiliki seseorang yang menjadi tokoh dalam cerita tersebut. Nah, disitu
terlintas untuk memberi satu buku hasil karyaku untuknya.
Setelah hampir beberapa
bulan ini mulai berfikir untuk membuat buku yang kedua. Tetapi disini mungkin
alur ceritanya melibatkan beberapa tokoh penting dalam hidup saja. Dari setiap
harinya aku memiliki tekad untuk mempunyai buku kedua,walaupun kadang rasa
malaz selalu ada saja yang melekat terlebih lagi ketika sudah di barengi dengan
tugas kuliah. Tapi saya menikmati rasa bosan tersebut kadang dengan menulis
suatu bahasa kiasan yang nantinya akan memotivasi diri sendiri tuk terus
bangkit.
